Langsung ke konten utama

DUNIA untuk AKHIRAT

DUNIA untuk AKHIRAT

Surat Al Hadid ayat 21, Alloh menyeru kepada kita semua, saabiqu ilaa maghfirotim mirrobbikum wa jannatin ‘arduha.

Maka berlomba-lomba lah kamu mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan surga-Nya.

Ada yang Alloh hentikan langkahnya untuk kemudian berpaling sejenak kepada Alloh. Menengok Alloh, mengahadapkan dirinya kepada Alloh. Berhenti dulu untuk konseterasi pada Alloh. Hanya, setan kadang mengipasi kita. Beberapa hari, minggu, atau mungkin beberapa tahun. Padahal sekian belas tahun kita tidak mengindahkan Alloh, kita lupa, lalai dari Alloh. Baru kita melangkah ke Alloh sekali, sudah menanyakan mana janji-Nya, mana balasan-Nya?

Bukan kita yang punya kehidupan ini. Ikutin aja, shalat, ngaji, belajar, jalan, tidak lama koq. Jalan terus kepada Alloh. Jangan kepada dunia saja. Hidup itu amazing kalau kita mau mendekatkan diri kepada Alloh. Ikhlas, ikhlas jadi orang. Ikhlas shalat malam. Ikhlas berangkat ke mesjid. Ikhlas ngaji. Ikhlas zikir. Ikhlas shalawat. Ikhlas istighfrar. Ikhlas baca. Ikhlas dhuha, sedekah. Ikhlas terima masalah. Mesti ikhlas jadi orang. Kemudian jalannya terus kepada Alloh jangan cuma kepada dunia.
Jika ke stasiun dunia, harus megantarkan ke stasiun akhirat. Kalo dapat rezeki harus megantarkan kepada Alloh.

Berlomba-lombalah kamu untuk mendapat ampunan dan surga-Nya. Yang mana surga itu luasnya seperti luas langit dan bumi. Penafsirannya insyaa Alloh bukan cuma langit dan bumi yang kita liat. Semesta. Jangan tangggung-tanggung, kata Alloh, kalau nyari ya nyari Aku, nyari surga-Ku, yang sudah dijanjikan oleh Alloh. Buat siapa? Buat orang yang percaya, yang beriman kepada Alloh dan Rasul-rasul-Nya. Yakni beriman kepada semua utusan Alloh.

Itulah dia karunia Alloh, keutamaan dari Alloh, kelebihan dari Alloh, pemberian dari Alloh yang Dia berikan kepada yang Dia kehendaki. Artinya jika ada temen-temen yang bergerak kepada ampunan Alloh dan belum dapet apa-apa dari dunia, ga ada artinya dunia ini. Yang lebih hebat adalah ampunan dan keridhoan Alloh.

Mudah-mudahan Alloh menghendaki kita untuk mendapatkan ridho-Nnya itu, surga-Nya itu, dan Alloh itu memiliki karunia yang besar sekali. Apa tidak sanggugp Alloh tetesakan karunia-Nya di dunia ini? Wah sangat sanggup. Asli sangat sanggup. kalau sudah Alloh teteskan karunia-Nya, perjalanan kita semua yang menuju kepada Alloh itulah perjalanan yang begitu banyak karunia yang besar.

Setiap bencana yang menimpa di bumi dan dirimu sendiri, semuanya telah tertulis di kitab Lauh Mahfuz. Tertulis sudah sebelum kemudian kata Alloh “Kami mewujudkannya.” Alloh ingin lihat prestasi, langkah, kesungguhan kita. Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Alloh. Supaya kamu–kata Alloh–tidak bersedih hati terhadap apa-apa yang hilang, yang luput, yang ga dapat dari kamu. Dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Selalu waspada dan ingat ini semua kehendak Alloh, milik Alloh, punya Alloh. Alloh tidak suka sama orang-orang yang sombong dan membanggakan diri. Kalau Alloh tidak menahan gerakan orang-orang. Sehat terus, kaya terus, jaya terus, naik terus. Orang bisa jadi sombong, lupa diri. Bisa gainget sama Alloh. Jangankan sama Alloh, sama dirinya aja bisa dia tidak ingat.

Silakan sdr dan sahabatku, berdoa kepada Alloh dengan doa masing-masing untuk hajat, keingninan, cita-cita masing-masing. Jangan lupa minta diberikan hidayah, diberikan langkah, pada surganya Alloh.
Sehingga bawaannya pingin manfaat terus, pingin berbuat kebaikan terus. Pikirannya ke Alloh terus. Kalau bisa langkahnya ke surga. jam 2 siang ingatnya nanti zuhur kemana jadi udah siap-siap mau shalat di mana. Jam 4 ashar dimana, magrib, isya dimana. Nanti menjelang tidur ingatnya sudah doa belum, mau baca apa, zikir apa. Inget mau bangun malem. Pikirannya tidak dunia saja.

Komentar